METAVERSE, MASA DEPAN INTERAKSI MANUSIA DAN TEKNOLOGI

Penulis

  • Saut Matedius Situmorang Prodi Teknik elektro Institut Sains dan Teknologi TD.Pardede
  • Marvin Frans Sakti Hutabrat Prodi Teknik elektro Institut Sains dan Teknologi TD.Pardede
  • Melva Elvrida Pangaribuan Prodi Teknik elektro Institut Sains dan Teknologi TD.Pardede
  • Jeremia Siregar Prodi Teknik Informatika Institut Sains dan Teknologi TD.Pardede

Kata Kunci:

Kualitas pendidikan, Optimalisasi, Metaverse

Abstrak

Kualitas pendidikan Indonesia berada diperingkat ke 67 dari 209 negara yang ada di dunia pada tahun 2023. Indonesia harus menuju sistem edukasi 4.0 yang mengaplikasikan media edukasi berbasis teknologi digital. Optimalisasi pemanfaatan teknologi menjadi tantangan pendidikan di masa depan sebagai upaya memastikan tersedianya sumber daya manusia yang unggul. Akhir tahun 2021, Facebook mengumumkan perubahan nama menjadi Meta dengan mengusung ide masa depan internet bernama Metaverse. Dengan metode menggunakan pengumpulan data dari library research untuk mengkaji kehadiran metaverse pada dunia pendidikan guna antisipasi awal penerapannya dalam sistem pendidikan di Indonesia, khususnya dalam upaya menjawab tantangan yang dihadapi di masa mendatang. Metaverse merupakan lingkungan virtual masif yang paralel dengan dunia fisik, dimana pengguna berinteraksi melalui avatar digital. Kelebihan dan kekurang Metaverse dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pertimbangan dalam upaya menyusun strategi pengembangan pendidikan di Indonesia. Pendidikan di era metaverse tidak lagi dibatasi ruang dan waktu maka setiap lembaga pendidikan akan bersaing secara global dan pemenang kontestasi tersebut tentu didasarkan pada kualitas pendidikan yang ditawarkan.

Diterbitkan

2024-07-06

Terbitan

Bagian

Artikel